Selasa, 08 Desember 2015

MUTIARA AL-QUR'AN



Adakah Al-Qur'an di Hatimu..??

Bacalah al qur'an...
walaupun satu hari hanya mendapatkan satu juz...
Kalau tidak sanggup,maka bacalah walaupun satu hari mendapatkan setengah juz...
Kalau tidak sanggup pula,maka bacalah walaupun satu hari hanya satu lembar saja...
Kalau tidak sanggup,maka bacalah satu hari walaupun mendapatkan satu ayat...
Kalau tidak sanggup juga,membaca satu ayat satu hari...
maka tengoklah al qur'an sehari walaupun hanya satu kali...
Sentuhlah alqur'an...dan peganglah...
Walaupun kita tak sanggup membacanya...
Sambil kita berkata dalam hati kita...
Kita katakan : " YA ALLAH DOSA APA YANG TELAH AKU LAKUKAN SEHINGGA AKU TIDAK SANGGUP MEMBUKA LEMBARAN AYAT-AYATMU...TIDAK SANGGUP LISANKU MEMBACA AYAT-AYATMU..."
Maka dengan demikian Insyaa Allah, Allah ta'ala akan berikan hidayah kepada kita tentang pentingnya kita mempelajari al qur'an...
Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ مَثَلُ الأُتْرُجَّةِ : رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ ، وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ : لاَ رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ ، وَمَثلُ المُنَافِقِ الَّذِي يقرأ القرآنَ كَمَثلِ الرَّيحانَةِ : ريحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ ، وَمَثَلُ المُنَافِقِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثلِ الحَنْظَلَةِ : لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ

“Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Quran adalah bagaikan buah utrujah; aromanya wangi dan rasanya enak. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Quran adalah bagaikan buah kurma; tidak ada aromanya tetapi rasanya manis. Sedangkan perumpamaan orang munafiq yang membaca Al-Quran adalah bagaikan roihanah; aromanya wangi namun rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafiq yang tidak membaca Al-Quran adalah bagaikan buah hanzholah; ia tidak memiliki aroma dan juga rasanya pahit”.”

[Muttafaqun 'alaih. Al-Bukhari (VI/65-66 Fat-h) dan Muslim (797). Dan dicantumkan oleh Al-Imam An-Nawawi rahimahullah dalam Riyadhush Shalihin no.995], Semoga bermanfaat

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar