Sekretariat : Jl Topaz V No 32 Perum Pondok Permata Suci (PPS ) Kec. Manyar Kab. Gresik

Email : yayasan_allail@yahoo.com / yayasanallail14@gmail.com Website : www.yayasanallail.com. Phone/SMS/WA. 085706408238 No. Rek BSM: 7074005475 BRI: 759601002831534 BCA Syari'ah: 0338989899 BNI: 0362314663 a/n Yayasan AL Lail

Sekretariat : Jl Topaz V No 32 Perum Pondok Permata Suci (PPS ) Kec. Manyar Kab. Gresik

Email : yayasan_allail@yahoo.com / yayasanallail14@gmail.com Website : www.yayasanallail.com. Phone/SMS/WA. 085706408238 No. Rek BSM: 7074005475 BRI: 759601002831534 BCA Syari'ah: 0338989899 BNI: 0362314663 a/n Yayasan AL Lail

Sekretariat : Jl Topaz V No 32 Perum Pondok Permata Suci (PPS ) Kec. Manyar Kab. Gresik

Email : yayasan_allail@yahoo.com / yayasanallail14@gmail.com Website : www.yayasanallail.com. Phone/SMS/WA. 085706408238 No. Rek BSM: 7074005475 BRI: 759601002831534 BCA Syari'ah: 0338989899 BNI: 0362314663 a/n Yayasan AL Lail

Sekretariat : Jl Topaz V No 32 Perum Pondok Permata Suci (PPS ) Kec. Manyar Kab. Gresik

Email : yayasan_allail@yahoo.com / yayasanallail14@gmail.com Website : www.yayasanallail.com. Phone/SMS/WA. 085706408238 No. Rek BSM: 7074005475 BRI: 759601002831534 BCA Syari'ah: 0338989899 BNI: 0362314663 a/n Yayasan AL Lail

Senin, 23 Januari 2017

Progres Pembangunan Gedung Tahfidz alQur'an al-Lail


Alhamdulillah progres pembangunan gedung tahfidz alQur'an sudah mulai tampak. 
Investasi akhirat masih terbuka buat anda para pencinta alQur'an. 
Rekening donasi pembangunan Gedung Tahfizh alQur'an :
BRI : 759601002831534
BSM : 7074005475
BCA Syari'ah : 0338989899
BNI : 0362314663
Konfirmasi via WA :  087 882 447 664 / 087 739 815 226













Rabu, 18 Januari 2017

BERLOMBA-LOMBA DALAM KEBAIKAN

Oleh : Subliyanto*
Ada dua tugas utama manusia di muka bumi. Yaitu sebagai abdullah dan khalifatullah. Sebagai abdullah adalah bagaimana kita menjadi orang yang shaleh. Namun hal itu juga belum cukup, karenanya kita juga harus berupaya menjadi orang yang "muslih" yaitu orang yang senantiasa menebar kebaikan. Maka lahirlah tugas selanjutnya yaitu sebagai khalifatullah.
Setiap manusia mempunyai tugas menyampaikan kebenaran dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun, serta melalui jalan apapun. Tentunya semua item itu selama tidak bertentangan dengan koredor agama yang sudah ditentukan. Tugas inilah yang disebut dengan istilah dakwah.
Tugas ini merupakan tugas pokok manusia sebagai khalifatullah. Dan hal ini tidaklah mudah, karena harus dimulai dari diri, keluarga, kerabat, sahabat, hingga masyarakat umum. Hal itu sebagaimana telah Rasulullah contohkan.
Kita dihadapkan dengan masyarakat yang majemuk. Maka beragam cara untuk menyampaikan kebenaran selama cara itu tidak keluar dari rule yang telah ditentukan oleh Tuhan, Allah Rabbul 'alamin.
Mungkin sedikit analogi ini menjadi sebuah renungan. Ibarat kita mau bepergian maka kita harus tau lokasi, arah dan tujuan sehingga kendaraan yang kita bawa sesuai dengan kondisi lingkungan yang ada.
Kendaraan yang mewah dan serba canggih belum tentu bisa kita jadikan alat atau media untuk kita bawa dan kita tumpangi menuju tujuan kita. Karenanya harus ada opsi lain yang dapat mendukung langkah dan gerakan kita dalam mengemban amanah kekhalifaan.
Memilih kendaraan lain bukan berarti menunjukkan ketidak setiaan selama yang kita lakukan adalah kebenaran, akan tetapi harus kita sadari bahwa mungkin kendaraan yang kita miliki belum pas untuk lokasi tujuan kita dalam melaksanakan tugas menyampaikan kebenaran.
Tugas utama kita adalah menyampaikan kebenaran. Maka manfaatkan segala media yang kita miliki untuk menjawab tantangan problema ummat yang kian mencekam.
Perintah Allah pun juga sudah jelas dan terang benderang bahwa kita diperintahkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
"Fastabiqul khairat". Demikian Allah firmankan.
Maka sangat disayangkan jika fanatisme golongan masih diagung-agungkan yang justru akhirnya menjadi pemicu terpecah belahnya persatuan. Cukuplah kita mengambil ibrah dari sejarah akan hal itu.
Dan peristiwa 212 kemarin sudah menjadi bukti nyata konsep persatuan. Tidak lain dan tidak bukan, konsep iman yang menjadi landasan, bukan golongan.
Bagi orang beriman tidak ada istilah "kacang lupa kulitnya" karena ia sadar bahwa semakin banyak orang yang melakukan kebaikan yang ia tunjukkan maka baginya pahala yang tidak terhingga. Hal ini sebagaimana Rasulullah sabdakan :
"Barang siapa menunjukkan pada kebaikan, maka baginya pahala sebagaimana orang yang mengerjakannya"
Inilah rumus bagi kita sebagai da'i, guru ataupun yang lainnya. Dan jika ini menjadi prinsipnya maka pantaslah kita disebut dengan "pahlawan tanpa jasa". Yaitu pahlawan yang mencetak kader sebanyak-banyaknya guna tersampaikannya kebaikan seluas-luasnya tanpa mengharap balasan apapun, karena ia sadar bahwa hadiah dari Allah lebih berharga dari segalanya.
Semoga kita tetap istiqamah di jalan Allah dimanapun kita berada. Wallahu a'lam ... []

Rabu, 11 Januari 2017

UST.HUMAIDI KUNJUNGI PESANTREN TAHFIZHUL QUR'AN AL-LAIL



www.yayasanallail.com  Rabu 11 Januari 2017, Yayasan Al-Lail kedatangan tamu dari Trenggalek Jawa Timur. Beliau adalah Ustadz Humaidi, S.Sos.I. Ustadz yang akrab dipanggil dengan Ustadz Humed saat ini aktif di Pesantren Hidayatullah Trenggalek dan berkunjung ke Pesantren Tahfizhul Qur'an Al-Lail dalam rangka mempererat ukhuwah islamiyah.

YAYASAN AL-LAIL SERAHKAN WAKAF ALQUR'AN KE PELOSOK DESA






www.yayasanallail.com - Dalam rangka mencetak generasi Qur'ani Anak Muslim - Muslimah Indonesia, yayasan Al-Lail tebarkan wakaf alQur'an ke pelosok desa.

Kali ini kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa 10/01/2017 tersebut tempat yang menjadi sasaran binaan adalah Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Wakaf alQur'an didistribusikan di Dusun Turi dan Dusun Gebyuk. Di Dusun Turi diterima langsung oleh pengurus mushalla Bapak Tarji, Bapak Trimo, dan Bapak Mulyani. Sementara di Dusun Gebyuk diterima langsung oleh pengurus Taman Pendidikan AlQur'an (TPA) Ibu Nurul Lailatul Aliyah,S.Pd.I dan anak-anak TPA.

Menurut Yanto, selaku ketua pelaksana kegiatan, dilaksanakannya kegiatan tersebut dalam rangka mencetak generasi Qur'ani Anak Muslim - Muslimah Indonesia.

Yanto berharap agar dengan disalurkannya alQur'an tersebut dapat menambah semangat generasi muslim dalam belajar dan mencintai alQur'an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya berharap agar dengan disalurkannya alQur'an ini dapat menambah semangat generasi muslim dalam belajar dan mencintai alQur'an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari". Harap Yanto ketika serah terima wakaf alQur'an.

Kegiatan tersebut disambut gembira oleh aktivis dakwah lereng wilis dan warga serta anak-anak TPA. Mereka berharap agar pembinaan tersebut terus berkelanjutan sehingga semangat belajar dan mempelajari alQur'an tetap terjaga dan pendidikan agama semakin kuat.

Reporter : SBY
Foto : THR

Selasa, 03 Januari 2017

KEUTAMAAN BERSEDEKAH

Oleh:KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)*
Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Dialah Dzat Yang Maha Kuasa atas seluruh alam ini. Semua yang ada selain Dia adalah makhluk yang lemah, tiada daya dan tiada upaya selain atas pemberian-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

BERINFAQ DI JALAN ALLAH

Sahabat Al-Lail yang budiman, ketahuilah bahwa diantara kunci-kunci rizki ialah berinfaq di jalan Allah. Syaikh Ibnu Asyur rohimahulloh berkata : “Yang dimaksud dengan infaq di sini ialah infaq yang dianjurkan dalam agama. Seperti berinfaq kepada orang-orang fakir dan berinfaq di jalan Allah untuk menolong agama.” [Tafsirut Tahrir wa Tanwir, 22/221]